PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERENTIAL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FUNGSI KUADRAT PADA SISWA SMA
Keywords:
Model Pembelajaran Experential Learning, Hasil BelajarAbstract
: Model pembelajaran Experiential Learning (EL) merupakan pendekatan yang berfokus pada pengalaman langsung siswa dalam proses pembelajaran, di mana siswa aktif mengkonstruksi konsep berdasarkan pengalaman yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran experiential learning dan hasil belajar siswa materi fungsi kuadrat kelas Fase E SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Fase E SMA Hang Tuah 1 Surabaya pada semester genap tahun pelajaran 2024-2025. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan didapatkan sampel kelas Fase E – 1 yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk model pembelajaran experiential learning dan tes hasil belajar dengan materi fungsi kuadrat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,200 > 0,05. Hasil uji linearitas menunjukkan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan linear antar variabel. Uji t memperoleh t hitung (24,585) > t tabel (1,690) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran experiential learning dan hasil belajar pada materi fungsi kuadrat. Hasil koefisien determinasi menunjukkan sebesar 0,947, yang berarti model pembelajaran experiential learning memberikan kontribusi sebesar 94,7% terhadap hasil belajar siswa pada materi fungsi kuadrat.


