Analisis Perbandingan Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga Dan PCI (Studi Kasus Jalan Raya  Kedung Rukem – Jalan Raya Balong Panggang Gresik)

Authors

  • HENDI FERDIANTO MAHASISWA Author
  • Akbar Bayu Kresno Suharso Suharso Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Author

Keywords:

kerusakan jalan, Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), kondisi perkerasan, pemeliharaan jalan.  

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang berperan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran kegiatan ekonomi. Ruas Jalan Raya Kedung Rukem – Jalan Raya Balongpanggang di Kabupaten Gresik memiliki tingkat lalu lintas yang cukup tinggi sehingga berpotensi mengalami penurunan kondisi perkerasan akibat beban kendaraan berat, drainase yang kurang optimal, dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, menilai kondisi perkerasan, serta membandingkan metode Bina Marga dan Pavement Condition Index (PCI). Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan mengamati jenis, tingkat keparahan, dan luas kerusakan jalan. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan yang ditemukan meliputi retak kulit buaya, retak kotak-kotak, retak acak, retak memanjang, cekungan, lubang, kekasaran permukaan, pelepasan butir, amblas, alur, tambalan, dan sungkuran. Berdasarkan analisis metode Bina Marga diperoleh nilai kondisi jalan sebesar 9,78 dengan kategori pemeliharaan rutin, sedangkan metode PCI menghasilkan nilai 53,06 dengan kategori poor. Perbedaan hasil kedua metode dipengaruhi oleh sistem penilaian, parameter pengukuran, dan metode perhitungan yang digunakan. Adapun rekomendasi penanganan yang dapat dilakukan meliputi perbaikan retak, patching, dan overlay agar kondisi jalan kembali berfungsi secara optimal.

Kata kunci: kerusakan jalan, Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), kondisi perkerasan, pemeliharaan jalan.

 

Abstract

Roads are transportation infrastructure that play an important role in supporting community mobility and economic activities. The Kedung Rukem Road – Balongpanggang Road section in Gresik Regency has a relatively high traffic volume, making it vulnerable to pavement deterioration caused by heavy vehicle loads, inadequate drainage systems, and environmental factors. This study aims to identify the types of road damage, evaluate pavement conditions, and compare the Bina Marga and Pavement Condition Index (PCI) methods. Data collection was carried out through field surveys by observing the type, severity level, and extent of road damage. The results showed that the damages found included alligator cracking, block cracking, random cracking, longitudinal cracking, depressions, potholes, surface roughness, raveling, settlement, rutting, patching, and shoving. Based on the Bina Marga method analysis, the road condition value was 9.78, which falls into the routine maintenance category, while the PCI method produced a value of 53.06, categorized as poor. The differences in the results of the two methods were influenced by the assessment system, measurement parameters, and calculation methods used. The recommended treatments include crack repair, patching, and overlay to restore the road condition and improve its performance.

 

Keywords road damage, Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), pavement condition, road maintenance.

References

Dzano Prayoga, Nehru, and A. Nurdin, “Evaluasi perkerasan jalan dengan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index) serta alternatif penanganannya (Studi kasus: Ruas Jalan Sungai Hangat–Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci STA 0+000–10+000),” Universitas Jambi, 2022.

Novialdi, S. E. Priana, and E. Bastian, “Perbandingan evaluasi nilai kerusakan permukaan Jalan Raya Kubu Karambia–Pasar Pitalah dengan metode Bina Marga dan metode Pavement Condition Index (PCI),” Jurnal Teknik Sipil, 2022.

Y. Delfina, Ishak, and S. Dewi, “Analisis perbandingan kerusakan jalan dengan metode Pavement Condition Index dan metode Bina Marga,” Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, 2023.

A. Hijrah, “Analisa kerusakan jalan menggunakan perbandingan metode PCI dengan metode Bina Marga serta metode penanganan pada Jalan Poros Samarinda–Anggana (STA 0+000–7+000),” Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, 2023.

D. A. A. G. Putri, I. B. Suryabrata, P. Ariawan, and I. K. A. Ariana, “Evaluasi jenis kerusakan jalan menggunakan metode PCI dan metode Bina Marga (Studi kasus: Jalan Gunung Agung, Denpasar),” Universitas Pendidikan Nasional Denpasar, 2022.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, “Pedoman rating kualitas konstruksi jalan,” Jakarta: Kementerian PUPR, 2024.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, “Survei kondisi jalan untuk pemeliharaan rutin,” Jakarta: Kementerian PUPR, 2024.

ASTM International, “ASTM D6433-18: Standard practice for roads and parking lots pavement condition index surveys,” West Conshohocken, PA: ASTM International, 2018.

R. Faisal, Zulfhazli, A. A. Hakim, and Muchtaruddin, “Perbandingan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index) dalam mengevaluasi kondisi kerusakan jalan (Studi kasus Jalan Tengku Chik Ba Kurma, Aceh),” Universitas Syiah Kuala dan Universitas Malikussaleh, 2020.

B. H. Rhoma, R. A. Pramono, E. Elianora, and R. R. Prakasa, “Evaluasi perkerasan menggunakan metode Bina Marga 1990 dengan metode Pavement Condition Index (PCI) dalam penentuan pekerjaan preservasi jalan,” Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 2023.

Downloads

Published

30-09-2026