Implementasi Mutu Dalam Organisasi Berbasis Agroindustri

Authors

  • Mujianto Mujianto Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Author

Keywords:

Agroindustri, Keberlanjutan, Manajemen Risiko, Mutu

Abstract

Implementasi mutu dalam organisasi berbasis agroindustri memegang peranan penting dalam meningkatkan efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan sektor ini. Standarisasi mutu yang jelas pada subsistem usaha tani, termasuk analisis parsial, fungsi produksi, efisiensi alokasi faktor produksi, serta analisis linear programming (LP), menjadi langkah awal dalam menjamin kualitas produksi. Pengembangan sistem manajemen mutu (QMS) diterapkan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup pelatihan sumber daya manusia, penerapan teknologi dan inovasi, serta pemantauan dan evaluasi kinerja secara berkala. Selain itu, pengelolaan risiko dalam rantai pasok agroindustri, seperti pada industri susu, dilakukan dengan menggunakan pendekatan berbasis logika fuzzy untuk mengidentifikasi dan menilai risiko pada berbagai pemangku kepentingan, termasuk peternak, koperasi, industri pengolahan, dinas terkait, serta lembaga keuangan. Kolaborasi dan kemitraan antara sektor publik dan swasta juga menjadi faktor kunci dalam mendukung penerapan mutu yang berkelanjutan. Dengan berfokus pada keberlanjutan, implementasi mutu dalam organisasi agroindustri diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih adaptif, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Downloads

Published

30-09-2024