Perencanaan Ulang Perkerasan Kaku Menggunakan Metode AASHTO Pada Jalan Raya Wisma Lidah Kulon Surabaya – Jalan Raya Bringkang Gresik
Keywords:
AASHTO 1993, Manual Desain Perkerasan 2017, Perkerasan Kaku, PKJI tahun 2014, Rencana Anggaran BiayaAbstract
Jalan Raya Wisma Lidah Kulon Surabaya - Jalan Raya Bringkang Gresik merupakan jalan alternatif dari Surabaya ke Gresik. Jalan raya adalah infrastruktur vital yang memfasilitasi mobilitas manusia dan barang. Kendaraan yang melewati jalan ini mencakup berbagai jenis, termasuk kendaraan berat, sehingga pemeliharaan dan perencanaan yang tepat sangat penting. Perencanaan ini mencakup perencanaan peningkatan perkerasan jalan dengan mengadopsi metode AASHTO. Tujuan perencanaan ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur jalan raya di Indonesia terutama di ruas Jalan Raya Lidah Kulon – Jalan Raya Bringkang. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan perkerasan jalan. Berdasarkan dari perhitungan analisis kapasitas jalan akan direncanakan jalan 2/2 TT lebar jalan 11 meter. Sedangkan perhitungan tebal perkerasan kaku didapatkan tebal 30 cm dengan lapisan base 15 cm. Sementara, untuk sambungan dowel berdiameter 38 mm dengan panjang 450 mm, dan jarak 300 mm. Sambungan memanjang batang pengikat tie bars berdiameter 13 mm dengan panjang 650 mm dengan jarak 600 mm. Tulangan memanjang Ø12 - 250 mm, tulanagan melintang Ø12 - 250 mm. Untuk Perencanaan ulang perkerasan kaku membutuhkan biaya sebesar Rp.94.052.465.000,00.
References
S. Sukirman, Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan. 1994.
M. Mubarak, R. Rulhendri, and S. Syaiful, “Perencanaan Peningkatan Perkerasan Jalan Beton Pada Ruas Jalan Babakan Tengah Kabupaten Bogor,” astonjadro, vol. 9, no. 1, p. 1, May 2020, doi: 10.32832/astonjadro.v9i1.2694.
C. L. B. Caling and M. S. D. Cahyono, “Perencanaan Ulang Ruas Jalan Raya Ruteng Dengan Menggunakan Perkerasan Kaku Rigid Pavement Kabupaten Manggarai, NTT,” in Seminar Nasional Ilmu Terapan, 2020, pp. C–61.
Bina Marga, “Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia,” 2014, Jakarta.
U.- Nugroho, A.- Sutarto, F.- Endradewi, and Y. N. Alisa, “Evaluasi Kapasitas Ruas Jalan Pantura Kabupaten Brebes,” Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, vol. 19, no. 1, pp. 71–76, Jul. 2017, doi: 10.15294/jtsp.v19i1.9501.
B. A. Harsono, S. Winarto, and Y. Cahyo, “Perencanaan Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Pacitan-Ngadirojo,” Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, vol. 1, no. 2, Oct. 2018, doi: 10.30737/jurmateks.v1i2.417.
M. I. Nur, “Analisa Penyebab Dan Jenis Kerusakan Aspal Pada Jalan Tandipau,” 2023.
A. Khamid and M. A. Izazi, “Pengaruh Genangan Air Hujan terhadap Kinerja Campuran Aspal Concere-Wearing Course (AC-WC),” Syntax Lit. J. Ilm. Indones, vol. 4, no. 7, pp. 1–14, 2019.
A. F. Lukman, D. Triana, and M. M. Sari, “Rancangan Tebal Perkerasan Kaku Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon,” Jurnal CIVTECH, 2011.
K. H. Putra, T. M. CA, and J. V. Missel, “Desain Perkerasan Kaku Pada Jalan Kandangan–Sememi, Surabaya Dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017,” TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil, vol. 12, no. 1, p. 14, Nov. 2022, doi: 10.24127/tp.v12i1.2318.
R. Darmawan and L. Lizar, “Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Menggunakan Metode BM - 2017 ,” Jurnal TeKLA, vol. 2, no. 2, p. 97, Dec. 2020, doi: 10.35314/tekla.v2i2.1823.
AASHTO, Interim Guide for design of pavement structure. USA, 1993.
M. Maryam and K. H. Putra, “Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga (Studi Kasus: Jalan Luar Lingkar Timur Surabaya),” Jurnal Teknologi dan Manajemen, vol. 1, no. 2, pp. 125–134, Jul. 2020, doi: 10.31284/j.jtm.2020.v1i2.1113.