Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung 10 Lantai Tahan Gempa Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus di Kota Padang

Authors

Keywords:

beton bertulang, gedung tahan gempa, perencanaan gedung, SRPMK, strong column weak beam

Abstract

Latar Belakang. Kota Padang dikategorikan memiliki risiko wilayah gempa tinggi dengan tingkat desain seismik D, sehingga Gedung Hotel DAME 10 lantai beban lateral akibat gempa perlu diperhitungkan. Tujuan. Perencanaan gedung hotel ini bertujuan untuk mendapatkan hasil struktur yang dapat memikul gaya oleh beban gempa dan direncanakan untuk memikul lentur dengan konsep strong column weak beam yang sesuai pada pedoman. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa dan kerugian material yang diakibatkan oleh gaya gempa. Metode. Struktur gedung hotel didesain mempunyai daktilitas tinggi atau penuh dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pedoman yang digunakan dalam perencanaan struktur gedung hotel yaitu SNI 2847:2019 untuk pembebanan struktur dan SNI 1726:2019 untuk pembebanan gempa, serta perhitungan beban mati dan beban hidup menggunakan PPPURG 1987. Hasil. Setelah analisa dilakukan, didapatkan bahwa nilai simpangan antar lantai terpenuhi dengan tidak melebihi batas simpangan izin (∆a ijin = 100 mm). Detailing struktur gedung hotel sesuai dengan SNI 2847:2019 didapatkan nilai ∑▒Mnc≥1,2∑▒Mnb=3521,54 kNm≥1399,872 kNm telah terpenuhi, serta kontrol kuat geser untuk hubungan balok kolom sesuai dengan SNI 2847:2019 dimana ϕVn≥Vu=3696070,84 N≥2379184,02 N telah terpenuhi. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa struktur gedung yang direncanakan mampu menahan keruntuhan saat gempa terjadi. 

References

Ansofino, “Potensi Daya Tarik Obyek Pariwisata Dalam Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat,” Economica, vol. 1, no. 1, pp. 1–15, 2012, doi: 10.22202/economica.2012.v1.i1.101.

BPS Kota Padang, “Jumlah Wisatawan Mancanegara dan Domestik ,” Badan Pusat Statistik Kota Padang. Accessed: Jul. 16, 2021. [Online]. Available: https://padangkota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTMxIzI=/jumlah-wisatawan-mancanegara-dan-domestik.html

A. Andiani, A. Darmawan, I. Badri, and A. Kurniawan, “Peranan geologi tata lingkungan dalam penataan ruang Kota Padang pasca Gempa Bumi 30 September 2009,” Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, vol. 2, no. 2, pp. 95–112, 2011.

SNI 1726, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Indonesia, 2019.

B. Durrademantar and S. P. Machmoed, “Perencanaan Gedung Perkantoran Berliano 10 Lantai di Kota Palu Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus,” axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 11, no. 2, p. 115, Aug. 2023, doi: 10.30742/axial.v11i3.3262.

J. A. Hilario and S. P. Machmoed, “Perencanaan Struktur Gedung Hotel ‘Azona’ Menggunakan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus di Kota Yogyakarta,” axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 11, no. 1, p. 029, Apr. 2023, doi: 10.30742/axial.v11i1.2854.

SNI 2847, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Indoensia, 2019.

H. Tiasmoro and S. P. Machmoed, “Perencanaan Gedung Apartemen Soedono 10 Lantai Dengan Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa Menggunakan Srpmk,” Axial: jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 9, no. 1, pp. 51–60, 2021.

G. Brawijaya and S. P. Machmoed, “Perencanaan Gedung Rusunawa 10 Lantai di Kota Yogyakarta Dengan Struktur Beton Bertulang Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK),” axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 10, no. 2, p. 051, Aug. 2022, doi: 10.30742/axial.v10i2.2480.

F. A. Rachman and U. Khatulistiani, “Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Apartemen Lyon di Kota Yogyakarta Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus,” axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 8, no. 2, p. 129, Sep. 2020, doi: 10.30742/axial.v8i2.1034.

Downloads

Published

30-09-2024