DOI:
https://doi.org/10.30742/ker97n33Kata Kunci:
mitigasi bencana, tanah longsor, pemberdayaan, pacetAbstrak
Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto merupakan wilayah perbukitan dan pegunungan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi. Kejadian longsor besar di jalur Pacet–Cangar pada April 2025 yang menelan korban jiwa dan memutus akses transportasi antarwilayah menjadi bukti nyata urgensi penguatan mitigasi bencana di kawasan ini. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan upaya mitigasi bencana tanah longsor berbasis pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan pelatihan masyarakat, pembentukan komunitas siaga bencana, koordinasi lintas sektor, serta penguatan kesadaran lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi longsor yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, serta terbentuknya komunitas masyarakat tanggap bencana yang berperan aktif dalam kesiapsiagaan. Artikel ini menegaskan bahwa mitigasi bencana yang efektif tidak hanya bergantung pada pendekatan teknis, tetapi juga pada penguatan kapasitas sosial dan kolaborasi multipihak secara berkelanjutan
Referensi
Danang S Rahardja, Soepriyono, Andaryati, Nia Saurina, 2024, Pemanfaatan Internet of Things untuk Monitoring Deteksi Tanah Longsor, Jurnal Serambi Engineering, vol 9 no 4.
Ariyani, R., & Endiyono, E.-. (2020). Pengaruh pendidikan mitigasi bencana tanah longsor terhadap kesiapsiagaan masyarakat didesa melung kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), Art. 2. http://dx.doi.org/10.30651/jkm.v5i2.4906
Ayub, S., Kosim, K., Gunada, I. W., & Utari, L. P. (2021). Model Pembelajaran Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Sekolah Dasar Lereng Gunung Rinjani. ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi Dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(2), 406–414. https://doi.org/10.31764/orbita.v7i2.4936
Aziz Masyhuri, Hartuti Purnaweni, Augustin Rina Herawati, Budi Puspo Priyadi, 2021, Kolaborasi Antar Stakeholders Dalam Manajemen Bencana Tanah Longsor Di Kota Semarang, Jurnal of education, humaniora and science, vol 4 no. 2
Annisa, 2019, Kapasitas Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Skripsi, Semarang, Universitas Negeri Semarang.
Sujatha,E.R., Sudarsan,J.,S., Nithiyanantham,S., 2023, A review on sustainable reinforcing techniques to stabilize slopes against landslides, International Journal of Environmental Science and Technology, vol 20, p 13873-13882.
Shreelakshmi,S., Vinod,C.,S.,S., Shaji,E., 2022, Landslide identification using machine learning techniques: Review, motivation, and future prospects, Earth Science Informatics, vol 15, p 2063-2090.
Tempa,K., et al, 2021, UAV technique to localize landslide susceptibility and mitigation
Casagli,N., Intrieri,E., Tofani,V., 2023, Landslide detection, monitoring and prediction with remote-sensing techniques, Nature Review Earth & Environment, vol 4, p 51-64.
UNDRR, 2024, The UN Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2024, website UNDRR.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
##category.category##
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat) uses a CC-BY-SA or equivalent license optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creations even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from PENITI BANGSA (Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat) is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format.