Empowering Ibu-ibu PKK melalui Pengelolaan Sampah Dapur menjadi Pupuk Kompos: Upaya Pemberdayaan, Edukasi Lingkungan, dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

Authors

  • Afiyatul Sakinah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.30742/dtmxgm23

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, sampah dapur, pupuk kompos, lingkungan berkelanjutan

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Rowoyoso melalui pelatihan pengelolaan sampah dapur menjadi pupuk kompos. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah menumpuknya sampah organik berupa sisa sayuran dan buah yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mencemari air tanah, dan menurunkan kualitas lingkungan. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai subjek utama. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan pupuk kompos cair. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan pada peserta. Ibu-ibu PKK berhasil memproduksi kompos cair yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman pekarangan, sekaligus menumbuhkan pola hidup ramah lingkungan dan menciptakan nilai tambah ekonomi. Program ini memberikan dampak positif tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga pada aspek pendidikan dan kesejahteraan keluarga. Dengan demikian, pengolahan sampah dapur menjadi pupuk kompos dapat menjadi solusi praktis, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.

 

Downloads

Additional Files

Published

2025-08-10